BACAVIA · BACA & TERAPKAN
Kalau Nanti Aku Nggak Ada
Naya selalu menganggap adiknya, Damar, terlalu berisik. Ia merekam suara sendok, hujan di atap, suara Ibu dari dapur, sampai percakapan receh di rumah mereka dan menyimpannya dalam sebuah folder bernama “Suara Rumah”. Suatu pagi Damar berkata sambil bercanda, “Kalau nanti aku nggak ada, kamu pasti kangen aku berisik.” Naya cuma menertawakannya. Sampai perlahan, hal-hal kecil yang selama ini dianggap biasa mulai berubah. Kelelahan yang tak kunjung hilang, hasil pemeriksaan yang tidak mereka harapkan, harapan yang datang lalu goyah, dan waktu yang ternyata tidak sebanyak yang mereka kira. KALAU NANTI AKU NGGAK ADA adalah cerita tentang keluarga, cinta, penyakit, kehilangan, dan suara-suara sederhana yang baru terasa begitu berharga ketika seseorang tak lagi ada di tempat biasanya.
Bahasa Indonesia · Baca di website3 bab pertama gratis