← Semua kabar

Sains · Eropa

Ilmuwan Cambridge Marta Shahbazi meninggal dalam kecelakaan kereta Spanyol

Dr. Marta Shahbazi, ilmuwan dari Universitas Cambridge, meninggal dalam kecelakaan kereta di Spanyol yang menewaskan puluhan orang. Ia dikenal sebagai ilmuwan yang inspiratif dan berbakat di bidang biologi perkembangan.

Terbit 02/11/2026 - 07.00 WITA · 1 menit baca

Kabar bergambar: Ilmuwan Cambridge Marta Shahbazi meninggal dalam kecelakaan kereta Spanyol

Marta Shahbazi, yang berusia 41 tahun, bekerja sebagai associate professor di Cambridge Stem Cell Institute dan memimpin kelompok riset di Laboratorium Biologi Molekuler Medical Research Council. Ia sedang melakukan perjalanan ke konferensi untuk menerima penghargaan atas prestasi ilmiahnya.

Kecelakaan kereta itu terjadi di dekat Urda, Provinsi Toledo, Spanyol, dan menewaskan paling sedikit 69 orang. Laboratorium tempat Marta bernaung menyebutnya sebagai sosok yang penuh semangat dan berbakat, meninggalkan duka mendalam bagi rekan kerja dan komunitas ilmiah.

Berita tentang kematiannya mengingatkan pentingnya menghargai kontribusi ilmuwan muda yang berdedikasi, sekaligus mengingatkan pada risiko yang kadang muncul dalam perjalanan dinas ilmiah.

Kenapa ini menarik?

Kejadian ini menarik karena sosok Marta Shahbazi adalah ilmuwan muda yang inspiratif dan sedang mendapatkan pengakuan atas prestasinya, namun tiba-tiba harus pergi secara tragis. Kadang penelitian dan prestasi besar juga punya cerita pribadi yang menyentuh hati.

Masih penasaran? Baca kabar lainnya ↗