Dunia · internasional
AS dan Iran mulai pembicaraan setelah ancaman Trump
US dan Iran mengadakan pertemuan pertama sejak gencatan perang runtuh pada Juni, di tengah ketegangan dan ancaman 'pemusnahan' dari mantan Presiden Trump. Diskusi ini berlangsung di sela Sidang Umum PBB dengan mediasi, membahas upaya mengakhiri konflik dan membuka jalur pelayaran Selat Hormuz.
Pertemuan ini merupakan yang pertama setelah gencatan senjata yang gagal pada Juni lalu, saat kedua pihak sempat saling menembak sporadis. Meski ancaman keras Trump tetap membayangi, kedua negara memilih membuka dialog secara langsung di New York.
Iran mengaitkan kemajuan diplomasi dengan pencabutan blokade pengiriman kapal dan pencairan asetnya yang dibekukan. Sementara, AS hadir dalam pembicaraan dengan harapan menghentikan perang dan menjaga kelancaran pengiriman lewat jalur strategis Selat Hormuz.
Kenapa ini menarik?
Perbincangan ini menarik karena merupakan langkah unik di tengah tensi tinggi, menunjukkan kedua negara bersedia bertemu langsung untuk cari solusi, meski masih ada ketidakpastian dan tantangan besar.