← Semua kabar

Dunia · Eropa Tenggara

vucic akui kalah dari gerakan protes mahasiswa di serbia

Pemimpin populis Serbia, Aleksandar Vučić, mengakui kekalahan dalam pemilu yang menjadi semacam referendum masa depan negara itu. Gerakan Student List yang dipimpin oleh mahasiswa diproyeksikan meraih mayoritas kursi di parlemen, menggeser dominasi Vučić setelah 12 tahun berkuasa.

Terbit 26/10/2026 - 07.00 WITA · 1 menit baca

Kabar bergambar: vucic akui kalah dari gerakan protes mahasiswa di serbia

Aleksandar Vučić telah memimpin Serbia selama lebih dari satu dekade. Namun dalam pemilu terbaru, ia mengakui bahwa partainya kalah dari gerakan protes mahasiswa yang disebut Student List. Hal ini terjadi dalam pemilu dengan tingkat partisipasi yang tinggi, mencapai sekitar 60,8%, angka tertinggi sejak pertengahan 2000-an.

Gerakan mahasiswa ini diperkirakan meraih 138 kursi di parlemen, melebihi ambang mayoritas 126 kursi. Sementara Vučić dan partainya hanya memperoleh 104 kursi. Momen ini disambut dengan perayaan besar di ibu kota Belgrade, menandai perubahan besar politik Serbia.

Kenapa ini menarik?

Kalahnya Vučić dari gerakan protes mahasiswa yang relatif baru dianggap sebagai tanda pergeseran penting dalam politik Serbia. Pemilu ini juga menunjukkan meningkatnya partisipasi pemilih yang belum pernah terjadi selama beberapa dekade, menandakan perubahan sikap masyarakat terhadap masa depan negara mereka.

Masih penasaran? Baca kabar lainnya ↗