Capek Mengejar Dunia, Tapi Hati Tetap Kosong

Capek Mengejar Dunia, Tapi Hati Tetap Kosong

28 bab · Baca 3 bab pertama gratis

Cuplikan bisa dibaca tanpa masuk. Buku digital dibaca di website Bacavia. Masuk saat membeli; akses lengkap setelah pembayaran terverifikasi.

Pernah merasa hidup terus berjalan, target terus bertambah, pekerjaan nggak pernah habis, tapi hati tetap terasa kosong? Buku ini mengajak kita melihat kembali apa yang sebenarnya sedang dikejar. Bukan untuk menyuruh meninggalkan dunia, karier, uang, atau mimpi, tetapi untuk...

Baca selengkapnya

Pernah merasa hidup terus berjalan, target terus bertambah, pekerjaan nggak pernah habis, tapi hati tetap terasa kosong? Buku ini mengajak kita melihat kembali apa yang sebenarnya sedang dikejar. Bukan untuk menyuruh meninggalkan dunia, karier, uang, atau mimpi, tetapi untuk belajar menempatkan semuanya pada tempat yang benar. Dengan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini membahas ambisi, rezeki, doa, takdir, rasa tertinggal, kegagalan, shalat, syukur, tawakal, sampai bagaimana menemukan kembali Allah di tengah hidup yang sibuk. Karena mungkin yang kita butuhkan bukan selalu pencapaian baru, tetapi arah pulang yang sempat terlupakan.

Capek Mengejar Dunia, Tapi Hati Tetap Kosong
Ebook digital · Dibaca melalui website Bacavia

Yang akan kamu pelajari

  • Membantu memahami kenapa pencapaian, uang, dan kesibukan belum tentu membuat hati tenang. Mengajak pembaca mengevaluasi kembali ambisi, tujuan hidup, hubungan dengan Allah, cara memandang rezeki, kegagalan, takdir, dan masa depan. Buku ini juga memberikan refleksi serta langkah kecil yang realistis untuk memperbaiki shalat, doa, rasa syukur, hubungan dengan orang lain, kebiasaan membandingkan diri, dan cara menjalani dunia tanpa menjadikannya pusat dari seluruh hidup.

Buku ini cocok untuk

  • Anak muda, mahasiswa, pekerja, karyawan, pengusaha, pasangan, dan siapa pun yang sedang capek mengejar banyak hal tetapi tetap merasa ada yang kurang. Cocok juga untuk pembaca yang merasa jauh dari Allah, sedang kehilangan arah, menghadapi kegagalan, takut masa depan, sering membandingkan hidup dengan orang lain, atau ingin tetap produktif dan punya mimpi tanpa kehilangan ketenangan hati.

Intip isinya. Temukan gagasan baru.

Coba cuplikan buku sebelum membeli.

Baca contoh gratis

Jelajahi isi buku

Lihat 28 topik
  1. CAPEK MENGEJAR DUNIA, TAPI HATI TETAP KOSONG
  2. Sebelum Kita Mulai
  3. Tentang Buku Ini
  4. Prolog — Bukan Berhenti Mengejar, Tapi Ingat untuk Apa Kita Berlari
  5. Hidup Penuh, Hati Kosong
  6. Dunia Selalu Punya Target Berikutnya
  7. Sibuk Bukan Berarti Sedang Menuju ke Mana-Mana
  8. Ketika Hidup Orang Lain Terlihat Lebih Jadi
  9. Haus Validasi di Tengah Keramaian
  10. Uang Bisa Membeli Banyak Hal, Tapi Bukan Rasa Cukup
  11. Karier Itu Amanah, Bukan Identitas
  12. Ambisi yang Sehat dan Ambisi yang Memakan Hati
  13. Ketika Doa Terasa Lama
  14. Rencana Kita Boleh Gagal, Allah Tidak Kehilangan Kendali
  15. Takdir Bukan Alasan untuk Diam
  16. Sabar Itu Bergerak Tanpa Kehilangan Arah
  17. Syukur Tanpa Pura-pura Bahagia
  18. Merasa Terlalu Jauh untuk Pulang
  19. Ketika Shalat dan Doa Mulai Hambar
  20. Dzikir, Sunyi, dan Hati yang Belajar Tenang
  21. Kehilangan, Kegagalan, dan Hal-hal yang Tidak Bisa Kita Tawar
  22. Rezeki dan Ketakutan Tentang Masa Depan
  23. Mengingat Mati Tanpa Membenci Hidup
  24. Dunia di Tangan, Allah di Hati
  25. 30 Hari Pulang Pelan-Pelan
  26. Kalau Besok Semua yang Kamu Kejar Hilang
  27. Mungkin Kita Tidak Butuh Lebih Banyak, Kita Hanya Perlu Pulang
  28. Penutup BACAVIA

Mulai perjalanan membacamu

Ebook digital · Dibaca melalui website Bacavia

Bagaimana cara membacanya?

Buku digital ini dibaca melalui website Bacavia.

Bagikan & dapat komisi

Rekomendasikan buku ini ke temanmu lewat WhatsApp, Facebook, atau media sosial lainnya.

Komisi 10% dari dasar pembagian penjualan setelah biaya pembayaran. Link permanen; referensi per buku tidak kedaluwarsa setelah tersimpan ke akun pembeli. Klik terakhir sebelum pesanan dibuat yang berlaku. Pembelian sendiri tidak menghasilkan komisi. Untuk pembeli yang belum masuk, referensi mengikuti browser yang digunakan sampai tersimpan ke akun.