Satu Kursi

Satu Kursi

34 bab · Baca 3 bab pertama gratis

Cuplikan bisa dibaca tanpa masuk. Buku digital dibaca di website Bacavia. Masuk saat membeli; akses lengkap setelah pembayaran terverifikasi.

Sinopsis

Di rumah Nenek, ada enam kursi kayu. Namun, ketika enam orang berkumpul untuk makan, seseorang tetap harus mengambil bangku plastik. Satu kursi tidak boleh dipakai. Sudah tujuh tahun tempat itu dibiarkan kosong untuk Tante Laras. Nara, 23 tahun, kembali ke Salatiga untuk...

Baca selengkapnya

Di rumah Nenek, ada enam kursi kayu. Namun, ketika enam orang berkumpul untuk makan, seseorang tetap harus mengambil bangku plastik. Satu kursi tidak boleh dipakai. Sudah tujuh tahun tempat itu dibiarkan kosong untuk Tante Laras. Nara, 23 tahun, kembali ke Salatiga untuk membantu membereskan rumah Nenek yang akan dijual. Di balik alasan bisa bekerja dari mana saja, ia menyembunyikan kenyataan bahwa kontrak kerjanya telah berakhir. Ia mengira kepulangannya hanya akan diisi kardus, debu, dan urusan barang lama, sampai menemukan surat dari tante yang selama ini ia percaya telah mengambil uang keluarga. Surat itu ditujukan kepadanya. Sudah dibuka. Namun, tak pernah sampai ke tangannya. Ketika Nara mulai bertanya, jawaban orang-orang yang paling ia percaya justru melahirkan pertanyaan baru. Mengapa Laras disebut tidak pernah memberi kabar? Apa yang sebenarnya terjadi sebelum kepergiannya? Dan jika keluarga ini begitu merindukannya, mengapa membicarakan kepulangannya selalu berakhir dengan diam? Di antara lelucon sepupu, masakan Nenek, dan percakapan yang mendadak terhenti, Nara mulai mempertanyakan sesuatu yang selama ini dianggap sederhana: apakah menyisakan sebuah kursi berarti benar-benar memberi seseorang tempat untuk pulang?

Satu Kursi
Ebook digital · Dibaca melalui website Bacavia

Daya tarik cerita

  • Misteri satu kursi kosong dan surat lama yang mengguncang cerita yang dipercaya keluarga selama tujuh tahun.
  • Konflik keluarga yang terasa dekat: tuntutan untuk mengalah, rahasia yang dipendam, dan kasih sayang yang tidak selalu disampaikan dengan benar.
  • Tokoh-tokoh yang manusiawi, dengan kebaikan dan kesalahan yang hadir dalam diri orang yang sama.
Lihat 2 poin lainnya
  • Dialog alami, humor hangat, dan keseharian rumah yang mengimbangi percakapan-percakapan emosional.
  • Sudut pandang tentang memaafkan yang tidak menuntut seseorang segera melupakan luka atau mengorbankan batas dirinya.

Buku ini cocok untuk

  • Pembaca remaja akhir dan dewasa yang menyukai novel drama keluarga dengan konflik emosional.
  • Pencinta cerita keseharian yang hangat, diselingi humor, dan menyimpan pertanyaan tentang hubungan antarmanusia.
  • Siapa pun yang pernah merasa harus selalu mengalah agar keluarganya terlihat baik-baik saja.
Lihat 2 poin lainnya
  • Pembaca yang tertarik pada tema kepercayaan, luka keluarga, batas diri, dan proses memaafkan.
  • Penikmat cerita rahasia keluarga yang terungkap perlahan melalui percakapan dan benda-benda sederhana.

Intip ceritanya.

Coba cuplikan buku sebelum membeli.

Baca contoh gratis

Jelajahi isi buku

Lihat 34 bab
  1. Tempat yang Tidak Boleh Dipakai
  2. Amplop yang Sudah Dibuka
  3. Ujian yang Sudah Lama Selesai
  4. Sesudah Pesan Terkirim
  5. Pekerjaan Tio yang Tidak Ada di Rumah Ini
  6. Nama di Buku Biru
  7. Orang yang Memberi Perintah
  8. Nomor yang Tidak Lagi Terdaftar
  9. Kabar dari Kios Sebelah
  10. Bawaan yang Tidak Diminta
  11. Perempuan di Antara Serbuk Kayu
  12. Malam Ketika Kursi Ditarik
  13. Tombol Merah di Layar
  14. Pulang Tanpa Membawa Siapa-Siapa
  15. Kemeja untuk Pekerjaan yang Sudah Selesai
  16. Orang yang Datang di Bulan November
  17. Uang yang Punya Nama
  18. Syarat untuk Sebuah Percakapan
  19. Kayu yang Warnanya Berbeda
  20. Enam Orang dan Sebuah Telepon
  21. Kalimat yang Tidak Boleh Dipersingkat
  22. Sesudah Orang-Orang Tahu
  23. Bagian yang Tidak Ikut Dijual
  24. Jadwal di Pintu Kulkas
  25. Surat untuk Alamat yang Benar
  26. Kabar yang Tidak Perlu Dibesar-besarkan
  27. Mengosongkan Kamar Laras
  28. Hari Terakhir di Rumah Lama
  29. Kunci yang Tidak Perlu Diserahkan
  30. Hari Biasa di Magelang
  31. Makan Siang yang Dibatalkan
  32. Yang Belum Bisa Duduk Bersama
  33. Ukuran Meja yang Baru
  34. Kursi yang Boleh Digeser

Mulai perjalanan membacamu

Ebook digital · Dibaca melalui website Bacavia

Bagaimana cara membacanya?

Buku digital ini dibaca melalui website Bacavia.

Bagikan & dapat komisi

Rekomendasikan buku ini ke temanmu lewat WhatsApp, Facebook, atau media sosial lainnya.

Komisi 10% dari dasar pembagian penjualan setelah biaya pembayaran. Link permanen; referensi per buku tidak kedaluwarsa setelah tersimpan ke akun pembeli. Klik terakhir sebelum pesanan dibuat yang berlaku. Pembelian sendiri tidak menghasilkan komisi. Untuk pembeli yang belum masuk, referensi mengikuti browser yang digunakan sampai tersimpan ke akun.